5 Jenis Alergi Kulit Pada Anak

Akhir akhir ini terjadinya penyakit yang diakibatkan alergi mengalami peningkatan, hal tersebut sejalan dengan perubahan pola hidup masyarakat yang modern. Akan dihasilkannya lingkungan yang mudah menyebabkan alergi karena adanya perubahan pola hidup masyarakat tersebut. Pastinya si kecil pernah mengalami gejala alergi pada kulitnya. Seringkali aktivitas si kecil terganggu karena mengalami rasa gatal, kemerahan, dan bahkan bengkak pada kulitnya. Lalu apa saja jenis alergi kulit pada anak?

Berikut 5 jenis alergi yang dialami anak pada kulitnya diantaranya yaitu :

  • Eksim Atopik

Eksim Atopik atau dermatitis atopic merupakan sebuah kondisi ruam pada kulit yang akan dialami oleh orang yang berbakat atopi yaitu seorang individu yang didalam keluarganya memiliki riwayat kepekaan. Faktor yang menyebabkannya berkaitan dengan faktor genetik, lingkungan, obat obatan, dan imunitas kulit. Terjadinya eksim atopic juga bisa disebabkan oleh makanan seperti susu, telur, gandum, kedelai, kacang tanah, dan juga tungau debu rumah. Eksim atopic ini akan sering muncul pada saat sikecil masih berusia kurang dari 1 tahun, biasanya akan dimulai dari sejak anak berusia 2 bulan. Tetapi jenis alergi ini masih bisa berlanjut hingga anak berusia 2 hingga 10 tahun.

  • Alergi Makanan

Terjadinya alergi makanan adalah karena adanya reaksi imun sesaat setelah si kecil telah mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu. Terjadinya alergi ini akan ditandai dengan pembengkakan pada bagian bibir, lidah, saluran pernapasan, dan juga mengalami gangguan pencernaan seperti diare dan biduran. Sebenarnya terjadinya alergi makanan ini jarang menimbulkan kelainan pada kulit, tetapi adanya beberapa kasus alergi makanan yang reaksinya itu akan timbul pada bagian kulit. Adanya beberapa makanan yang dapat menimbulkan alergi seperti susu, telur, makanan laut, kacang tanah, kedelai, dan gandum.

  • Alergi Obat

Reaksi alergi obat yang dialami kulit adalah hasil dari pelepasan histamin. Biasanya reaksi ini akan ditandai dengan biduran, kulit kemerahan, dan gatal. Gejala ini juga bisa ditandai dengan mata merah dan adanya pembengkakan pada bagian mulut dan tenggorokannya. Jika terjadinya alergi obat ini bentuknya berat maka si kecil bisa mengalami anafilaksis, dimana akan ditandai dengan terjadinya sesak napas, kulit kebiruan, pusing, pingsan, nadi cepat, mual dan yang lainnya.

  • Alergi Dingin

Terjadinya alergi dingin atau urtikaria merupakan sebuah reaksi alergi pada kulit. Dimana kulit akan menjadi kemerahan, bengkak, dan juga gatal jika terpapar suhu yang dingin. Gejala alergi dingin ini merupakan pembengkakan dan kemerahan sedangkan pada kulit jika terkena papar suhu dingin, dan pada saat kulit menghangat akan semakin membengkak.Terjadinya alergi dingin juga dapat berupa pembengkakan pada bagian tangan jika memegang objek yang dingin. Dan terjadinya pembengkakan pada bagian bibir dan kerongkongan setelah mengkonsumsi makanan atau minuman yang dingin.

  • Dermatitis Kontak Alergi

Terjadinya dermatitis kontak alergik ini adalah sebuah reaksi alergi pada kulit yang diakibatkan adanya kontak dengan sebuah bahan kimia tertentu. Alergi jenis ini hanya akan dialami oleh orang dengan kondisi kulit yang sangat peka atau hipersensitif. Terjadinya alergi ini akan ditandai dengan munculnya bercak merah yang berbatas tegas, bengkak, berbintik, dan juga melepuh.

Yang harus dilakukan pada saat munculnya rasa gatal karena alergi adalah tidak menggaruknya, hal ini tentunya untuk kebaikan kulit si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *