Warung Mie Ayam Jakarta Ini Tawarkan Sensasi Makan di Wajan


Warung di Bekasi, Jakarta, ini relatif masih baru. Tepatnya pada H+2 Lebaran pada pertengahan Juni lalu dibuka. Namun, pembelinya selalu ramai pada stick buka.

Warung bernama Putra Remaja di Jalan Tapir Raya Blok Q.1 No. 2 Kota Jababeka Cikarang, Bekasi 17815 itu menjual Mie Ayam Jakarta dan bakso. Hal yang membuat warung ini istimewa dan selalu ramai pembeli adalah penyajiannya yang unik.

Mie Ayam Jakarta yang sudah matang dan siap santap tidak disajikan di mangkuk atau hotplate seperti di warung lain, melainkan di wajan kecil seukuran wajan yang biasa dipakai untuk memanaskan lilin malam oleh pembatik.

Wajan yang ditempatkan di atas tatakan dari kayu yang diambil talenan yang dilubangi sesuai ukuran pantat wajan. Tatakan itu memudahkan orang makan mi di wajan tanpa khawatir oleng dan Mie Ayam tumpah

“Kami memulai usaha ini saat Lebaran hari kedua. Mie Ayam medan dan bakso. Sebetulnya melanjutkan usaha yang pernah dijalankan. Usaha [dulu] berhenti karena aku mengajar dan anak lelaki saya kuliah. Lalu muncul ide bantu usaha lama dengan konsep kekinian. Ini ide anak saya [Idief Widiyatmoko] dan berbicara [Wiwin Ambarsari], “struktur individual perempuan berkerudung yang memakai meja kasir, Widomayani

Idief dan Wiwin cukup aktif mempromosikan Mie Ayam Jakarta yang mereka jual melalui media sosial Facebook dengan nama Mie Ayam Jakarta wajan. Untuk mencapai warung ini cukup mudah. Dari arah Solo, warung Mie Ayam Jakarta wajan berada di sisi barat jalan. Ada flag diletakkan di tepi jalan dengan tulisan Mie Ayam Putra Remaja.

Satu berada di warung itu, puluhan orang didominasi buruh pabrik datang silih berganti. Tidak ada kesempatan mengobrol setelah makan. Mereka harus lekas pergi karena banyak pengunjung lain yang sudah mengantre.

Orang yang mengantre harus sabar menunggu tempat duduk kosong. Setelah dapat tempat duduk, mereka kemudian menunggu pesanan datang. Harga seporsi Mie Ayam Jakarta Rp7.000, Mie Ayam Jakarta bakso Rp10.000, dan bakso Rp12.000. Warung ini buka pukul 11.00 WIB hingga 18.00 WIB. Tapi jangan datang pada Jumat karena tutup.

“Dahulu hanya menghabiskan 2-3 kilogram mi for each hari. Kalau sekarang bisa 20 kilogram lebih per hari atau setara 400 porsi per hari. Saya enggak menyangka bisa seramai ini. Mungkin karena konsepnya kekinian. Makan Mie Ayam Jakarta di wajan,” kelakar Widomayani yang juga master kelas VI SDN 02 Sroyo Jaten itu.

menjajal Mie Ayam Jakarta bakso. Satu porsi Mie Ayam Jakarta ditambah dua butir bakso ukuran kecil. Ukuran mi tidak terlalu besar. Kematangan mie pas moniker tidak terlalu lembek. Terasa lembut di mulut dan saat dikunyah.

Kuahnya tidak terlalu kental sehingga tidak membuat enek. Bumbunya pas di lidah. Ada rasa gurih dan tidak terlalu manis. Mie Ayam Jakarta dapat disantap ditemani satai telur puyuh, bacem, tahu, kerupuk rambak jari, dan lain-lain.

“Bumbu itu yang meracik adik saya, Irfan Apriyadi. Dia pernah ikut orang jualan bakso dan Mie Ayam Jakarta di Solo. Dia keluar dari kerjaannya lalu membantu usaha kami dengan membuatkan bumbu. Selain rasa, kami jual keunikan kemasan pakai wajan. Kami promosi pakai Mie Ayam Jakarta wajan,” ujar Wiwin Ambarsari.

Salah satu pembeli, Ernawati, mengaku baru kali pertama itu menjajal Mie Ayam Jakarta wajan. Perempuan itu bekerja di salah satu pabrik di Jakarta. Dia memanfaatkan waktu istirahat makan siang untuk menjajal mi yang gencar dipromosikan lewat media sosial itu.

“Baru pertama mencoba ini. Lihat di Facebook dan dikasih saran teman. Penasaran sih. Ternyata lucu juga. Rasanya enak, enggak cuma penampilannya yang bagus. Pas porsinya. Balik lagi lah besok,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *